Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Videotron? Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Ukurannya

Apa itu videotron? Videotron adalah media display digital berukuran besar yang menggunakan susunan lampu LED untuk menampilkan berbagai jenis konten visual, mulai dari gambar, teks, animasi hingga video. 

Media ini banyak ditemukan di jalan protokol, persimpangan ramai, pusat bisnis, pusat perbelanjaan, area transportasi, gedung komersial hingga lokasi penyelenggaraan event. 

Jika billboard biasal menggunakan materi visual yang dicetak, videotron memungkinkan konten ditampilkan secara digital dan diganti tanpa harus melakukan proses cetak ulang. 

Makanya saat ini banyak bisnis yang lebih memilih videotron untuk aktivitas branding, promosi produk, pengumuman acara hingga kampanye perusahaan yang membutuhkan visual lebih dinamis.

Perkembangan teknologi LED juga membuat videotron memiliki tingkat kecerahan, ukuran dan konfigurasi yang semakin beragam. Ada videotron yang dirancang untuk digunakan di dalam ruangan, ada pula videotron outdoor berukuran besar yang dapat terlihat dari jarak jauh.

Dalam dunia advertising, pilihannya memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk menampilkan materi kampanye dengan format yang lebih kreatif. Satu layar dapat digunakan untuk menampilkan beberapa materi pada waktu yang berbeda tanpa harus melakukan penggantian media secara manual.

Meski demikian, menggunakan videotron bukan hanya soal memilih layar yang paling besar. Lokasi pemasangan, ukuran layar, pixel pitch, jarak pandang, karakter audiens hingga desain konten perlu diperhitungkan agar media tersebut sesuai dengan tujuan kampanye.

Bagi perusahaan yang sedang mempertimbangkan penggunaan media ini, memahami fungsi, cara kerja, jenis dan ukuran videotron menjadi langkah awal sebelum menentukan media dan lokasi yang tepat. 

Apa Itu Videotron?

Videotron adalah layar elektronik yang tersusun dari banyak modul LED sehingga membentuk sebuah layar berukuran tertentu. Setiap LED bekerja sebagai bagian dari pixel yang kemudian menghasilkan warna, gambar dan video ketika seluruh modul bekerja secara bersamaan.

Konsep videotron mirip dengan layar digital, tetapi ukurannya dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Beberapa modul LED dapat digabungkan menjadi layar berukuran beberapa meter hingga media berukuran sangat besar yang dipasang pada sisi gedung atau struktur khusus.

Untuk penggunaan outdoor advertising, videotron umumnya ditempatkan di area yang memiliki mobilitas masyarakat tinggi, seperti jalan utama, persimpangan, kawasan bisnis, pusat aktivitas publik hingga area komersial.

Berbeda dengan billboard statis, pengelola videotron dapat mengganti materi iklan melalui sistem digital tanpa mengganti fisik layar. Sebuah layar juga dapat menampilkan beberapa materi iklan secara bergantian berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan.

Karakter tersebut membuat videotron menjadi salah satu bentuk Digital Out-of-Home atau DOOH advertising, yaitu perkembangan dari media luar ruang konvensional dengan memanfaatkan teknologi digital.

Jika Anda sedang mencari media videotron untuk kebutuhan promosi, Gudang Billboard menyediakan pilihan lokasi LED videotron yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampanye perusahaan. 

Apa Fungsi Videotron?

Fungsi videotron tidak hanya sebatas menampilkan iklan. Fleksibilitas layar digital membuat media ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi visual. 

1. Media Promosi Produk dan Layanan

Salah satu fungsi videotron yang paling umum adalah sebagai media promosi. Anda dapat menampilkan nama brand, produk terbaru, layanan, promo, campaign hingga pesan pemasaran lainnya melalui layar digital berukuran besar.

Kontennya juga dapat dibuat lebih dinamis dibandingkan billboard biasa. Misalnya, perusahaan otomotif dapat menampilkan desain kendaraan dari beberapa sudut secara bergantian.

Developer properti dapat menggunakan videotron untuk memperlihatkan visual kawasan, unit rumah, fasilitas maupun suasana proyek melalui video pendek.

Sementara brand retail dapat menampilkan produk terbaru beserta pesan promosi yang berubah sesuai periode kampanye. 

2. Meningkatkan Brand Awareness

Videotron yang berada di lokasi strategis dapat membantu sebuah brand mendapatkan eksposur dari masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

Untuk kampanye brand awareness, isi videotron tidak selalu harus berupa promosi harga atau penawaran produk.

Penggunaan logo, warna brand, nama perusahaan, tagline dan satu pesan sederhana justru dapat lebih mudah ditangkap oleh pengguna jalan dalam waktu singkat.

Konsistensi visual juga penting. Jika warna, logo dan gaya komunikasi yang digunakan sama dengan kampanye perusahaan pada media lainnya, audiens akan lebih mudah mengenali brand. 

3. Menampilkan Informasi

Videotron juga dapat digunakan sebagai media informasi. Contohnya antara lain:

  • jadwal acara;
  • informasi fasilitas publik;
  • agenda kegiatan;
  • pengumuman perusahaan;
  • informasi lalu lintas;
  • pesan layanan masyarakat;
  • informasi promosi suatu kawasan.

Keunggulannya adalah informasi dapat diperbarui dengan lebih cepat karena tidak memerlukan penggantian media secara fisik. 

4. Mendukung Penyelenggaraan Event

Videotron banyak digunakan pada konser, konferensi, pameran, launching produk, seminar, acara olahraga hingga kegiatan perusahaan. Dalam event berskala besar, layar LED membantu audiens yang berada jauh dari panggung tetap dapat melihat konten, pembicara atau aktivitas utama. 

Selain digunakan sebagai layar utama, videotron juga dapat digunakan sebagai background panggung maupun media branding sponsor. 

5. Mendukung Kampanye Outdoor Advertising

Dalam dunia periklanan, videotron menggabungkan karakter media luar ruang dengan fleksibilitas teknologi digital. Konten dapat berganti, animasi dapat digunakan dan beberapa materi dapat ditampilkan secara bergantian pada satu layar. 

Hal tersebut menjadi salah satu perbedaan mendasar antara videotron dengan billboard statis. 

Bagaimana Cara Kerja Videotron?

Cara kerja videotron merupakan kombinasi antara perangkat display LED, sumber konten, sistem kontrol dan perangkat pendukung lainnya.

Materi dari komputer atau media player dikirimkan menuju controller. Sistem kemudian mengatur informasi visual dan meneruskannya menuju modul-modul LED yang membentuk layar.

Alurnya dapat digambarkan seperti berikut:

Konten → Media Player/Komputer → Controller → Modul LED → Tampilan Videotron

Ketika sebuah video diputar, sistem menerjemahkan informasi gambar menjadi kombinasi warna pada banyak titik LED. Perubahan warna yang terjadi dengan cepat akan membentuk gambar bergerak sehingga terlihat sebagai video oleh mata manusia.

Beberapa komponen yang mendukung cara kerja videotron antara lain: 

1. Modul LED

Modul LED merupakan bagian utama pembentuk layar videotron. Banyak modul LED disusun dan digabungkan untuk menghasilkan ukuran layar tertentu. 

Karena menggunakan sistem modular, dimensi layar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan bidang pemasangan. 

2. Cabinet

Beberapa modul LED biasanya dipasang ke dalam sebuah cabinet. Cabinet membantu membentuk struktur layar yang lebih besar sekaligus menjadi tempat bagi sejumlah komponen elektronik pendukung. 

Pada videotron outdoor, desain cabinet juga harus mempertimbangkan lingkungan pemasangan karena layar berada di area terbuka. 

3. Controller

Controller berfungsi menerima dan mengelola sinyal sebelum informasi ditampilkan pada layar. Komponen ini membantu memastikan konten dapat muncul dalam susunan, warna dan resolusi yang sesuai. 

4. Media Player

Media player atau komputer menjadi sumber konten yang akan ditampilkan. Materi berupa gambar, video maupun animasi dapat dimasukkan ke sistem dan dijadwalkan sesuai kebutuhan penayangan. 

5. Power Supply

Videotron membutuhkan sumber listrik agar modul LED, controller dan perangkat pendukung dapat bekerja. Semakin besar layar yang digunakan, kebutuhan sistem kelistrikan juga perlu diperhitungkan dengan baik. 

Mengenal Pixel Pitch pada Videotron

Saat membahas spesifikasi videotron, Anda akan sering menemukan istilah pixel pitch. Pixel pitch adalah jarak antara pusat satu pixel LED dengan pixel berikutnya dan biasanya dinyatakan dalam satuan milimeter.

Misalnya:

  • P3 memiliki jarak antar-pixel sekitar 3 mm;
  • P4 memiliki jarak sekitar 4 mm;
  • P6 memiliki jarak sekitar 6 mm;
  • P10 memiliki jarak sekitar 10 mm.

Semakin kecil nilai pixel pitch, susunan pixel menjadi semakin rapat. Hal ini membuat detail gambar lebih nyaman dilihat ketika audiens berada relatif dekat dengan layar. Namun, pixel pitch yang lebih kecil tidak selalu berarti harus digunakan untuk seluruh kebutuhan.

Videotron outdoor yang dilihat dari jarak puluhan meter dapat menggunakan konfigurasi berbeda dengan videotron indoor yang dilihat audiens hanya dari beberapa meter. Karena itu, menentukan videotron tidak cukup hanya berdasarkan ukuran layar.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • jarak pandang audiens;
  • jenis lokasi;
  • ukuran layar;
  • jenis konten;
  • posisi pemasangan;
  • kebutuhan detail visual.

Kombinasi faktor tersebut akan membantu menentukan spesifikasi layar yang lebih sesuai. 

Jenis-Jenis Videotron Berdasarkan Penggunaannya

Videotron dapat dibedakan menjadi dua kelompok utama, yaitu videotron indoor dan videotron outdoor. 

1. Videotron Indoor

Videotron indoor dirancang untuk digunakan di dalam ruangan. Media ini banyak digunakan pada:

  • pusat perbelanjaan;
  • ballroom;
  • auditorium;
  • ruang meeting;
  • showroom;
  • exhibition hall;
  • panggung event;
  • pusat informasi;
  • kantor perusahaan.

Karena ditempatkan di ruangan dengan kondisi pencahayaan yang relatif lebih terkontrol, kebutuhan tingkat kecerahannya berbeda dibandingkan layar outdoor. Jarak audiens biasanya juga lebih dekat sehingga pixel pitch yang rapat banyak digunakan untuk menghasilkan detail visual yang baik.

Videotron indoor juga sering menjadi bagian dari desain interior suatu ruang. Misalnya, sebuah showroom dapat menempatkan layar LED besar sebagai media untuk menampilkan video produk maupun identitas perusahaan. 

2. Videotron Outdoor

Videotron outdoor dirancang untuk beroperasi di luar ruangan. Jenis ini banyak ditemukan pada:

  • jalan utama;
  • persimpangan;
  • gedung komersial;
  • kawasan bisnis;
  • pusat kota;
  • area transportasi;
  • kawasan perbelanjaan.

Videotron outdoor membutuhkan tingkat kecerahan yang memadai agar konten tetap terlihat ketika digunakan pada siang hari. Konstruksi media juga perlu menyesuaikan dengan lingkungan luar karena perangkat dapat terpapar panas, kelembapan, debu maupun kondisi cuaca lainnya. 

Untuk kebutuhan promosi di wilayah ibu kota, perusahaan dapat melihat pilihan LED Videotron Jakarta yang tersedia melalui Gudang Billboard. 

Perbedaan Videotron Indoor dan Outdoor

Berikut gambaran sederhananya:

Faktor

Videotron Indoor

Videotron Outdoor

Lokasi

Dalam ruangan

Area terbuka

Jarak pandang

Cenderung lebih dekat

Cenderung lebih jauh

Kecerahan

Menyesuaikan pencahayaan ruangan

Lebih tinggi untuk menghadapi cahaya luar

Pixel pitch

Umumnya lebih rapat

Menyesuaikan jarak pandang

Perlindungan

Tidak banyak terpapar cuaca

Membutuhkan perlindungan lingkungan

Penggunaan

Event, mall, ballroom, kantor

Advertising, jalan utama, gedung, area publik

Pemilihan videotron sebaiknya tidak hanya dilakukan berdasarkan harga. Lingkungan pemasangan, karakter audiens dan jarak pandang menjadi pertimbangan penting agar media dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. 

Berapa Ukuran Videotron yang Umum Digunakan?

Tidak ada satu ukuran videotron yang dapat dijadikan standar untuk seluruh kebutuhan. Sifat modular dari panel LED memungkinkan ukuran layar disesuaikan dengan bidang pemasangan, jarak pandang, kebutuhan konten dan anggaran.

Sebagai ilustrasi, ukuran berikut dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai skala videotron:

Kebutuhan

Contoh Ukuran

Event atau indoor kecil

3 × 2 meter

Event menengah

4 × 3 meter

Area komersial

4 × 6 meter

Outdoor advertising

5 × 10 meter

Jalan utama/kawasan besar

6 × 12 meter atau lebih

Ukuran tersebut bukan ukuran baku. Ukuran videotron harus disesuaikan dengan kondisi aktual lokasi. 

Videotron yang berada pada jalan besar dengan jarak pandang jauh tentu membutuhkan perhitungan berbeda dengan layar yang ditempatkan di area pedestrian atau dalam pusat perbelanjaan.

Beberapa faktor berikut dapat menjadi pertimbangan ketika menentukan ukuran videotron outdoor. 

1. Jarak Pandang

Semakin jauh posisi audiens dari media, dimensi layar dan ukuran elemen visual perlu disesuaikan agar pesan tetap dapat terlihat. Sebaliknya, layar yang berada dekat dengan audiens tidak selalu harus memiliki ukuran sangat besar. 

2. Kecepatan Audiens

Karakter pengguna jalan juga berpengaruh. Pejalan kaki memiliki kesempatan melihat media lebih lama dibandingkan pengendara kendaraan yang bergerak cepat. 

Karena itu, videotron di ruas jalan utama membutuhkan konten dengan pesan yang lebih sederhana dan mudah dipahami dalam waktu singkat. 

3. Bidang Pemasangan

Ukuran area maupun struktur bangunan akan menentukan dimensi maksimum layar yang memungkinkan untuk dipasang. Kondisi struktur juga perlu diperhitungkan agar konstruksi media sesuai dengan lokasi. 

4. Rasio Konten

Ukuran layar sebaiknya mempertimbangkan format materi yang akan ditampilkan. Dengan rasio yang tepat, video tidak harus mengalami terlalu banyak cropping maupun perubahan komposisi. 

Apa Perbedaan Videotron dan Billboard?

Videotron dan billboard sama-sama dikenal sebagai media advertising yang ditempatkan di luar rumah, tetapi keduanya memiliki karakter berbeda. 

Billboard pada umumnya menggunakan materi statis berupa visual hasil cetak yang dipasang pada struktur reklame. Sementara itu, videotron menggunakan layar LED digital untuk menampilkan konten.

Berikut perbandingannya:

Faktor

Billboard

Videotron

Materi

Gambar statis

Gambar, animasi dan video

Penggantian konten

Perlu mengganti materi

Dapat dilakukan secara digital

Jumlah materi

Umumnya satu materi

Bisa menampilkan beberapa konten

Pergerakan visual

Tidak ada

Dapat menggunakan video

Operasional

Relatif sederhana

Memerlukan sistem digital dan listrik

Karakter

Pesan terlihat terus

Dinamis dan fleksibel

Videotron tidak otomatis lebih efektif dibandingkan billboard. Billboard memiliki keunggulan karena satu visual dapat terus terlihat selama audiens melewati lokasi tersebut. Tidak ada pergantian slot yang menyebabkan pesan tidak tampil pada waktu tertentu.

Sementara itu, videotron unggul dari sisi fleksibilitas konten karena dapat menampilkan animasi, video dan beberapa materi dalam satu media. Pemilihannya perlu kembali pada tujuan kampanye, karakter lokasi dan kebutuhan komunikasi.

Jika ingin mengetahui gambaran mengenai penggunaan media statis, Anda juga dapat membaca panduan harga sewa billboard untuk memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi pemilihan media. 

Apakah Videotron Efektif untuk Promosi?

Videotron dapat menjadi media promosi yang efektif apabila tiga elemen utama dapat dipadukan dengan baik, yaitu lokasi, audiens dan konten. Layar yang besar belum tentu memberikan hasil optimal jika ditempatkan pada lokasi yang kurang sesuai dengan target konsumen. 

Sebaliknya, lokasi strategis juga tidak akan maksimal apabila materi iklannya terlalu rumit dan sulit dipahami dalam waktu singkat.

Perusahaan sebaiknya menentukan tujuan kampanye terlebih dahulu sebelum memilih media. Apakah tujuannya untuk meningkatkan brand awareness, memperkenalkan produk baru, menginformasikan event atau membangun eksistensi brand di wilayah tertentu? 

Dari tujuan tersebut, perusahaan dapat menentukan lokasi, durasi, ukuran media hingga konsep visual yang lebih tepat. Metode ini membuat penggunaan videotron menjadi bagian dari strategi komunikasi yang lebih terarah, bukan sekadar memasang layar berukuran besar.

Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan penggunaan LED videotron, Anda dapat melihat berbagai pilihan media melalui Gudang Billboard atau mengecek langsung pilihan lokasi sewa videotron untuk menentukan titik yang sesuai dengan kebutuhan kampanye. 

FAQ tentang Videotron

1. Berapa lama umur pemakaian videotron?

Umur videotron dapat mencapai puluhan ribu jam penggunaan, tergantung kualitas LED, intensitas pemakaian, pengaturan brightness, kondisi lingkungan, serta perawatan yang dilakukan. Penggunaan brightness terlalu tinggi secara terus-menerus dapat mempercepat penurunan performa LED. 

2. Apakah videotron membutuhkan listrik yang besar?

Kebutuhan listrik videotron bergantung pada ukuran layar, jumlah cabinet, jenis LED, serta tingkat brightness yang digunakan. Semakin besar layar dan semakin tinggi tingkat kecerahannya, semakin besar pula kebutuhan daya sehingga instalasi listrik perlu diperhitungkan sebelum pemasangan. 

3. Apakah videotron dapat menampilkan siaran langsung dari kamera?

Ya. Videotron dapat digunakan untuk menampilkan gambar secara langsung dari kamera. Dalam sistem event, sinyal kamera biasanya diteruskan melalui video switcher atau video processor sebelum dikirim menuju LED controller dan ditampilkan pada layar videotron. 

4. Apakah videotron harus selalu menggunakan video processor?

Tidak selalu, tetapi video processor sangat membantu terutama ketika resolusi sumber konten berbeda dengan resolusi layar videotron. Perangkat ini dapat digunakan untuk melakukan scaling, cropping, switching sumber visual hingga menyesuaikan posisi gambar pada layar. 

5. Bagaimana cara merawat videotron agar tidak cepat rusak?

Perawatan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan panel, memastikan sistem pendinginan bekerja dengan baik, memeriksa kabel data dan listrik, menghindari kelembapan berlebihan serta melakukan pengecekan berkala pada power supply dan receiving card. 

Untuk videotron rental, pemeriksaan biasanya dilakukan sebelum dan setelah digunakan pada event. 

6. Kenapa sebagian layar videotron bisa mati sementara bagian lainnya tetap menyala?

Videotron tersusun dari banyak module dan cabinet yang bekerja secara terpisah tetapi saling terhubung. Gangguan pada power supply, receiving card, kabel data, HUB board atau LED module tertentu dapat menyebabkan hanya sebagian layar mengalami masalah sementara panel lainnya tetap berfungsi. 

7. Apakah konten Full HD otomatis terlihat tajam di semua videotron?

Belum tentu. Ketajaman gambar juga dipengaruhi oleh resolusi fisik videotron, pixel pitch, ukuran layar, jarak pandang audiens serta proses scaling dari video processor. Konten beresolusi tinggi tetap perlu disesuaikan dengan konfigurasi layar agar tampil optimal.

Posting Komentar untuk "Apa Itu Videotron? Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Ukurannya"